How to deal with Drama Queen?

Tarik si ratu drama dari tempatnya, peres. Jepit di tiang jemuran, biarkan mengering tersapu angin”

Pagi ini iseng bukain draft tulisan yang ternyata buanyaaak banget. Nemuin tulisan hampir dua tahun lalu yang nggak sempet ter publish. Terus mikir, saat itu saya lagi dalam fase or situasi hidup seperti apa ya, kok kepikiran nulis ini? lol. 

Setiap perempuan pasti punya potensi jadi drama queen dalam hidupnya. Cuma kadarnya aja yang berbeda2.. nggak dipungkiri kok, saya sebagai perempuan juga pasti beberapa kali suka drama dalam hidup. So, tulisan ini sekalian self reminder kalo hidup di dunia nyata dan (nowadays) dunia maya itu perlu bekal yang baik berupa karakter, sikap dan pembawaan diri sehingga bisa diterima dengan baik di lingkungannya. 

image

Pic taken from here

Drama queen syndrom merupakan gangguan kepribadian dengan nama Histrionic Personal Disorder (HPD) kalo kata American Psychiatric Association. Mengutip dari artikel ini, menurut WHO, seseorang dengan kecenderungan HPD memiliki setidaknya 3 atau lebih dari beberapa karakteristik seperti ini:

•Suka mendramatisasi kehidupannya atau mengeluarkan emosi secara berlebihan.
•Mudah terpengaruh orang lain.
•Berpikir picik dan bersifat labil.
•Selalu mencari-cari cara untuk menjadi pusat perhatian.
•Menampilkan perilaku-perilaku seduktif secara terang-terangan.
•Terlalu mencemaskan (over-concern) daya tarik fisiknya sendiri. 

duuuh, pinter anak Mama.. cencu saja google dongs ah 😂🙏🏼

Kalo point2 di atas beberapa masuk check list, rasanya perlu koreksi diri lebih lanjut. Apalagi kalo udah ngeganggu ketentraman hidup diri sendiri maupun orang lain. Cara buat menghadapi drama queen adalah dengan nyuekin mereka sih, itu kalo saya. Tapi sebenernya benar begitu atau malah harus dirangkul? Jadi gimana nih, ada yang pernah/ suka/ sering berurusan dengan drama queen kah dalam hidup dan lingkungan sehari2?

I don’t care what u think about me, I don’t think about u at all” ~ Coco Chanel
Salam sutil,
Neng mumun

Advertisements

63 thoughts on “How to deal with Drama Queen?

  1. baru tau kalo drama queen ini termasuk gangguan kepribadian Diiiilll, pinter banget siiiih. yang kayak gini banyaaak banget berkeliaran yaa… ato jangan2 akoooh termasuk salah satunya? *ngambil cermin 😀

    1. Dulu taunya pas jaman kuliah, soal personality disorder ini. Kayaknya emang hampir semua perempuan ceuuu suka drama, kalo lagi gitu pengen meres terus njemur diri sendiri eaaaa 😝

      Terus kenapa ya dua tahun lalu aku sampe nulis ini? Masih menjadi misteri :))

  2. kalau pas lihat pengingat kenangan di fb yang muncul tiap pagi itu, biyyuh.. kerasa banget saya drama queen di tahun2 lulus SMA dan awal kuliah. Hehehe. bersyukurnya, makin berumur makin ilang yah.. apa- apa dibawa nyantai cuek saja. 😀

    saya pernah sih, sama murid yang drama queen, awal- awal ya dinasehatin tapi nggak mempan eh. jadi ya cuekin saja. 😆

      1. Jangan malu dongs ahhh, kan aku jadi tau siapa itu son jon ki (bener gak nih?). Daripadaa taunya Bae yong jun muluuu dengan rambut megar dan syal melingkar di dada 🙈

      2. Maygaaad Bae Yong Jung.. bahhahaha rambut megar syal melingkar di dada.. akupuun geliii.. untungnya bukan seleraku, agak gimana2 gitu kalau dia yg jd representatif drama korea hihi *moga gak ada bala-bala BYJ di siini

      3. Tetapi dia berjayaaa di masanya, di saat pemandangan syahdu winter sonata jadi wallpaper layar komputer di banyak perkantoran.. haseeemm jadi terbayang2 mas2 chubby berkacamata ituu :’)))

      4. BHAUHAAKLAAKKAKAAKAK geliii aku dillaaaaa.. ih beneran pada masa itu aku bingung, dgn rambut perming dan senyum nanggung ala shirren sungkar gituu berjaya di mananya mas ini..

    1. Aku gak tau nih apa yang dulu bikin kepikiran nulis ini. Entah ketemu orang yang super drama apa lagi jengkel sama diri sendiri yang suka drama juga? 🙈

  3. Saya sih jarang dan nggak punya temen perempuan dekat. Jadi nggak ada drama2 an dalam hidup. Ada 4 adik cewek, tapi syukurlah mereka normal dan tidak suka mendramatisir suatu kejadian.

    1. Begitulah Shiqa, makanya namanya drama queen bukan drama king, karena kebanyakan yang suka drama itu wanitaaa… waah 4 adik cewek? Ganteng sendiri berarti ya, Shiqa.

    1. Raurus gitu ya mbak? Gpp sih kalo drama sesekali, tapi kalo yang terus2an emang kudu ditinggal (pernah punya pengalaman sama salah satu kenalan di dunia maya 🙈)

  4. Tinggalin mbaaak tinggalin kuin yg suka main drama. Gosah dikasi panggung *jahap*
    Btw waktu awal awal main FB kayaknya aku drama kuin deh. Suka bikin status ngalay dan sok teraniaya. Haha.

    1. Ehhhh jadi inget kaaaann, ntar kita kopdar blogger yaaak sama mbak Feb juga hahahha. Hari dan tanggal aku bisikin di waslap ya sissss.. jangan lupa ceritanya lho sissss 😝😁

  5. Duh, jadi malu. Pernah jadi drama Queen , sekarang nggak lagi. Hidup dibawak nyante. Tapi sekarang berhubungan dengan drama Queen which is she made herself be that or like that #kesel #gakbisangomong

  6. Too much drama will kill you, itu kalau saya sudah sebal sama teman yang terlalu drama queen. Perempuan penuh drama sih bener banget itu, tapi ya kalau berlebihan ya… aduh malas juga ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s