Selingkuh itu indah (?)

Topik selingkuh kayaknya memang trending yah dimana-mana. Coba deh, kalo di sekitar kalian ada yang selingkuh. Sesama teman di kantor atau bos sama staff-nya, artis yang beritanya suka muncul di televisi, tukang sayur yang istrinya di kampung ada main sama ART pelanggannya dan masih banyak lagi. Pasti kasak kusuk segera menyebar kemana-mana. Sama seperti topik perceraian, berantem sesama teman ikrib gara-gara laki dan lain-lain. Sadar gak sih kalo topik yang jadi trending itu biasanya negatif? Hahahahahaa… Apakah memang berita buruk itu memang sangat tinggi potensi untuk mengundang ghibah yak? Hayo ngakuuu pada doyan gosip kaaaaannnn… :)))

Selingkuh itu sebenarnya apa sih? Disini sih saya mau bahas selingkuh dalam suatu hubungan antar manusia ya, baik masih pacaran atau sudah menikah. Bukan selingkuh dari provider merah ke biru, terus TTM-an sama si kuning misalnya..

image

Apa sih yang menyebabkan orang itu selingkuh? Pasti ada sebabnya dong ya, bisa rasa nggak puas, bosan sama hubungan yang berkomitmen, atau emang si pelaku tipe yang nggak bisa stay sama satu orang saja dalam hidupnya (oh, poor you).
Apapun alasannya yang namanya selingkuh itu sangat nggak dibenarkan dan masuk dalam kategori cheating. Iya, selingkuh itu cheating. Curang. Kayak main game tuh kalo gak salah ada ulasan tentang cara buat cheating supaya bisa naik level. Kalaupun sampai ke level yang diinginkan, perasaan puas gak bakal dapet karena cara yang ditempuh juga nggak oke. Tuh kan lagi-lagi pake perumpamaan yang nggak pas! :)))

Saya punya teman (uberlink gak yaaa…) yang suaminya punya prinsip untuk nggak mau datang ke undangan pernikahan kedua yang ketemunya dari hasil perselingkuhan. Menurut saya itu prinsip banget loh. Karena itu semacam statement kalau: i against cheating. Saya pun apabila diundang kalau bisa memilih untuk nggak datang. Lagipula kalo menikah untuk kedua kalinya karena berselingkuh, biasanya juga nggak ada pesta resepsi yang gonjrang-ganjreng dan yang diundang hanya segelintir orang kan? Masak mau dibikin resepsi hura hore. Apa kata dunia? Terlebih tinggalnya masih di negeri ini yang hal bagus aja diomongin, apa lagi jelek? Kelaut aja deh. Byur.

Kemarin-kemarin sempet baca soal kerugian selingkuh dari link yang ada di twitter. Ternyata selingkuh itu berhubungan dengan IQ seseorang. Semakin tinggi IQ, semakin rendah kemungkinan seseorang memutuskan untuk berselingkuh. Karena semakin cerdas otak, mereka akan lebih bisa memilah baik buruk, untung rugi dari tindakan yang dipilihnya, serta akibat jangka panjang dan pendek yang menyertai pilihannya tersebut. Wedian! Mantab kan gan! :))

Kalau sudah begini saya mikir, kenapa masih banyak orang-orang pintar (secara akademik) yang selingkuh ya? Curiga, kalo dikeletek otaknya kopong. Terus, kalo ini pendapat saya pribadi.. Didukung oleh portal-portal berita gosip online di Indonesia. Biasanya pelaku selingkuh itu kebanyakan bukan dari kalangan dengan fisik menarik. Mau bukti?? Tuh liat bandot PSK yang jadi bendahara club-nya. Bayangin dia ngos-ngosan sange aja udah geli, hiiiiyy! Terus coba liat lagi si pengacara kondang yang cincin-nya bisa dironce saking banyaknya. Udah punya bini artis film lawas yang sekarang masih eksis di jagat sinetron, yang ngomongnya cadel itu tuh..si tante. Masih pula dia selingkuh. Saya dikasih begituan selusin juga ogah. Sapose juga yang mau ngasih :)). Kan duitnya banyak ceuuu walaupun caur gitu bentuknya. Kalo lagi making oh yeah bayangin Mas Ryan Gosling aja…

Nah, bisa dijadikan point tambahan. Saya nggak pernah paham dengan kalimat “selingkuh karena harta“. Menurut saya selingkuh untuk mendapatkan sejumlah uang atau kemapanan hidup itu dinamakan jual diri. Frontal? Biasa aja sih. Terima saja kenyataan. Hidup ini keras, jenderal!
Pelaku selingkuh juga nggak melulu dari kalangan laki-laki aja. Banyak juga perempuan yang statusnya istri sah seseorang, eh selingkuh juga sama laki berondong lain. Duh, invest skin care yang mahal ya.. Pasti kerut lebih cepet muncul loh.. Clinique atau lancome lah minimal, ceu..

Anyway.. Saya menuliskan ini bukan untuk menghakimi, bukan pula merasa paling baik sendiri. Hanya pemikiran yang saya tuangkan kedalam barisan kata di wadah milik saya sendiri. Alangkah baiknya kalau memang sudah tidak ada kecocokan dan ketidakpuasan terhadap pasangan segera dicari solusinya berdua, bukan melibatkan pihak ketiga, keempat dan seterusnya. Dibalik alasan (yang mungkin) manis untuk berselingkuh. Ada hati dan jiwa yang terluka karena telah diduakan.

Make love, not war.
Peace in the world and universe.

Salam pis lov en gawulllll, menn! *silangin tangan sambil melet-melet unyu*

2 thoughts on “Selingkuh itu indah (?)

  1. dilllaaaa.. ini kereenn banget loooo tulisan muu,,, aseliiik pemikiran yang cerdas. *bukan karena gue temen lo*. tapi sbg org yg blogwalking pasti jg akan komentar itu, berhubung kasih komen disini tnyt lebih gampang ya hihihi… drpd blogspot yg harus pakai pasword dll (numpang curcol)

    aduuuh aduuh.. itu kan quote suamiiiikkuu hiaahhaha *sekali2nya suami dipuji, ada di blog org lain,, di blog sendiri jadi bintang tamu lawakan nihahahahaa*

    1. Huaaaa… Istrinya empunya quote yang kucatut di postingan ini muncuuuullll. Yaaa Papidan jadi cameo disini dong, selintas lewat tapi jlebb gituh.
      Terimakasih compliment-nya. Semoga kita semakin giat nulis.

      *mommy yg lg pusing tampilan di blognya tulisannya jd miring

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s