HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS [part II]

Barisan huruf diatas yang menjadi satu kesatuan judul itu bikin rakyat Indonesia “belingsatan” enam bulan terakhir ini. Untuk lebih singkatnya mari kita sebut HP-7 yaaah. Semuanya berawal dari kebijakan mengenai pajak perfilman yang ditunggak oleh dua importir besar di Indonesia. Yang mengakibatkan importir2 tersebut nggak bisa mendatangkan film Hollywood kesini. Absennya film2 Hollywood terbaru dari bioskop nasional kita juga bikin negara tetangga kita makin kaya loh. Para pengusaha tour pada bikin paket wisata nonton film ke negara2 asia terdekat. Demand-nya tinggi loh, secara para banci film pasti nggak merasa keberatan ngerogoh kocek buat movie tour. Apalagi low fares airlines udah mulai menjamur bukan?

Skip aja deh cerita prosedur sucks tentang film-hollywood-importir-pajak-whatever dan segala dampaknya itu. Kemarin, Selasa 27 July 2011 pagi… Gue dapet info dari Mang Uyud kalo Cinema 21/XXI buka loket untuk pertunjukan film HP-7 tanggal 29 – 31 July 2011. Huwoww… Tanpa pikir panjang, —eh lumayan panjang ding mikirnya. Akhirnya gue putuskan untuk ngantri di FX pas jam istirahat. Kenapa FX?? Karena pasti lebih sepi dari Senayan City dan Plaza Senayan, beside gue juga ada acara kantor di mall itu paginya.

antriaaaan pertamaaa...

Platinum XXI dibuka jam 12:45pm. Starting lima belas menit sebelumnya, gue udah ngantri rame2 DI DEPAN PINTU masuk bioskop bareng sama Mbak Michelle “Adit” Obama. Kemudian setelah pintu dibuka, kami pun masuk sambil lari2 menghampiri mbak2 penjaga tiket XXI yang terlihat sangat cantik dengan baju item dan konde cepolnya itu. Gue dan mbak Michelle ada di barisan ke empat dari loket. Saat udah face to face sama si mbak tiket, rasanya happpyyyyy banget, “akhirnyaaa… Dua hari lagi gue bisa nge-date sama si brondong Harry”.

neng mumun in blur

Gue beli dua tiket untuk pertunjukan hari Sabtu, 29 July jam 15:45pm. Deretan seat favorit udah keisi, tapi lumayan lah..masih dapet row dan seat yang enak, di C 16-17. Paling gak gue gak senekat kurang lebih dua tahun yang lalu, waktu Transformer baru masuk Indonesia. Gue duduk di DUA BARIS TERDEPAN dari layar. Alamaaaak, yang ada balik2 kepala tengeng, trus malemnya mimpi diuber2 autobots raksasa. *FAILED*

FINALLY!!

Jadi begitulah pengalaman gue dan kehebohan antri film ini. Terlihat lebay kah? Menurut gue sih enggak yaaa… Antri buat dapet sesuatu yang sangat interesting kaya film ini mah WORTH IT!. Sekarang PE-ER buat sineas Indonesia :

Kapan bikin film yang bikin gue antri dan nggak ngerasa sayang buat buang waktu gara2 itu?

2 thoughts on “HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS [part II]

  1. Knowing that HP is ended is really sad.😦
    It’s gonna be hard to make a ‘sensational’ novel like HP and the franchise as well.
    But, we’ll see who is gonna be the next breakthrough person in this planet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s